Relawan Oranye Kembali Ke Khittah Cetak
Relawan Oranye
Selasa, 21 April 2009 00:39

 

JAKARTA – Relawan Oranye (RO) kembali ke khittah sebagai organisasi sosial. RO kembali bergerak aktif melakukan kegiatan sosial di lima wilayah DKI Jakarta mulai Mei 2009.

Pembina RO Adang Daradjatun menegaskan, RO adalah kelompok masyarakat yang awal mulanya berdiri sebelum Pilkada DKI 2007 dan Pemilu Legislatif 2009. RO didirikan sebagai organisasi yang semata-mata bergerak untuk kegiatan sosial dan membantu masyarakat.

“RO sudah harus kembali melaksanakan aksi-aksi sosial mulai Mei nanti. Saya ingin RO terus menunjukkan eksistensi dengan kegiatan sosial. Dan ini menunjukkan bahwa RO adalah murni kelompok sosial, bukan bagian dari partai manapun,” ungkap Adang, ketika bertemu dengan anggota Relawan Oranye pada Sabtu malam (17/4).

Seperti awal terbentuk pada 2007 lalu, kegiatan RO menurut mantan Wakil Kepala Polri (Wakapolri) ini, tetap akan difokuskan pada lima wilayah DKI Jakarta. Di setiap wilayah, Jakarta-Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Jakarta Selatan, serta ditambah di Kepulauan Seribu, kegiatan RO harus tampak di mata masyarakat sehingga bisa memberikan dampak positif.

Setiap anggota RO, dikatakan Adang, harus mendedikasikan dirinya kepada masyarakat. Sigap memberikan bantuan dan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dan cepat bertindak bila terjadi musibah di tengah-tengah lingkungan perumahan masyarakat.

“Saya pesankan kalau sudah terlibat aktif di RO, apapun yang terjadi di wilayah Anda dan ada yang memerlukan bantuan, maka segera langsung berikan bantuan. Bila itu musibah besar, maka segera berkoordinasi dengan pengurus di tingkat lebih tinggi untuk memberikan bantuan,” tambah Adang.

Pesan tersebut disampaikan mantan calon Gubernur DKI Jakarta ini, setelah kejadian ada anggota RO yang tidak mengetahui adanya musibah kebakaran di lingkungannya. “Saya tidak ingin hal itu terjadi lagi. Dan memang bantuan yang kita berikan tidak bisa memuaskan. Namun ini adalah tindakan kemanusiaan, dan menunjukkan bahwa RO tetap ada dalam kegiatan sosial,” tutur Adang, yang juga meminta kegiatan RO di beberapa wilayah yang sempat vakum untuk diaktifkan kembali.

Sementara itu, Ketua Pusat RO Mauriza Danubrata mengatakan, anggota RO harus kreatif dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial di lima wilayah DKI Jakarta. “Harus tetap dijaga kesolidan sesama anggota RO dalam melakukan kegiatan. Seperti apa yang terjadi dan kita lakukan bersama-sama sejak 2007 lalu hingga sekarang,” tutur Mauriza.

Relawan Oranye (RO) adalah kelompok sosial di Jakarta, yang berdiri sejak 2007. RO memfokuskan diri kepada kegiatan sosial, seperti bakti sosial, pelayanan kesehatan, pemberantasan demam berdarah. Kemudian Sunatan massal, bantuan musibah kebakaran dan banjir seperti yang pernah dilakukan di wilayah Ancol dan Rawa Buaya. (tim adangdaradjatun.com)


AddThis