Adang Daradjatun, Remaja Kebayoran dan Cakra Prana Nusantara Cetak E-mail
Berita Utama
Selasa, 21 Februari 2012 23:35

 

Jakarta – Sore yang mulai remang, tidak menyurutkan anggota Remaja Kebayoran tahun 60 an untuk melakukan latihan olahraga CPN. Jurus-jurus yang menggabungkan olah fisik dan pernafasan, gerakan yang lembut dan kuda-kuda yang kokoh dan gerakan 40 peserta kompak membuat latihan menjadi indah. Latihan seminggu dua kali di Kediaman Adang Daradjatun sore ini terlihat bersemangat.

Generasi remaja kebayoran yang terdiri dari para orang tua dan pemuda bergabung dalam acara Latihan Olahraga Cakra Prana Nusantara (CPN) di kediaman Cipete Jakarta Selatan (21/2/2012). Latihan yang diadakan dua kali seminggu ini merupakan kegiatan yang dikoordinasi dengan Remaja Kebayoran tahun 60an dengan organisasi lainnya di Kebayoran.

Salah satu pelatih dan pendiri CPN Bambang Poerwanto menyampaikan bahwa CPN merupakan paduan antara cakra dan prana. Cakra berbentuk kelembutan untuk pertahanan dan prana adalah bentuk dari kekuatan untuk menyerang. “Tujuan dari olahraga ini adalah untuk kesehatan jasmani dan rohani dan gabungan antara cakra dan prana,” jelas Bambang.

Lembaga Seni Olah Prana dan Pernafasan CAKRA PRANA NUSANTARA adalah sebuah Lembaga yang pertama kali di Indonesia yang memadukan dua aliran yang berbeda. “Pelatihannya dengan memadukan pengaktifan 7 Cakra Utama yang dapat digunakan untuk mengakses energy alam semesta (energy cakra) dengan Energi Prana yaitu energy prana synthetis hasil olah tubuh atau yang lazim disebut dengan tenaga dalam atau tenaga cadangan.” Jelas Liliek Dradjad S. Ketua CPN Cabang TangSel/ Koordinator Unit Bintaro dan sebagai Pelatih CPN dan kakak dari Ratu Hemas.

 

Adang Daradjatun menyambut baik Silaturahmi antara pemuda dan orang tua yang tinggal di Kebayoran dalam bentuk kegiatan olahraga maupun diskusi akan mempererat tali persaudaraan. Adang Daradjatun juga mempersilahkan remaja kebayoran untuk menggunakan pelataran belakang rumahnya sebagai secretariat bersama Remaja Kebayoran untuk melakukan aktivitas yang positif. “Saya persilahkan para Remaja Kebayoran untuk menjadikan Cipete ini sebagai Sekretariat Bersama untuk kegiatan-kegiatan yang positif,” jelas Adang Daradjatun.

 

Setelah Kegiatan Olahraga dilakukan sholat Maghrib bersama dan selamatan ibu Tuty, salah satu anggota Remaja Kebayoran yang akan melakukan Umroh ke Tanah Suci. Secara simbolik, Liliek Dradjad S. memotong tumpeng dan diberikan kepada generasi muda dan generasi tua remaja Kebayoran.

Kegiatan Remaja Kebayoran berupa Sepeda bersama, senam terra, dansa, cakra prana nusantara, pengajian dan kegiatan lainnya berupa diskusi dan orbrolan santai dilakukan di kediaman Adang Daradjatun dan terkadang bergiliran ke beberapa rumah anggota. Para pegiat remaja Kebayoran yang telah melakukan kegiatan selama ini diberi selamat oleh Adang Daradjatun, di antaranya, Uty Ratnasari, Rismanto, Usay, Muhris, Rose, Wawan, dan ustad Adang Supendi. Hadir dalam acara ini cecep dan para sesepuh remaja Kebayoran lainnya.

 Berikut foto kegiatannya

 

(tim adangdaradjatun.com) 

 


AddThis
 

Pak Adang Hadir Dalam Acara Launcing PKS Muda Jakarta Utara

News image

Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017, Partai Keadilan Sejahtera meluncurkan PKS Muda. Acara peluncuran digelar di XXI Epi...

Minggu, 2 September 2018

Meriahkan HUT RI, Pak Adang Adakan Lomba Poco-Poco

News image

Tarian Poco-Poco adalah jenis tarian modern asli Indonesia yang kemudian banyak dijadikan sebagai gerakan dasar pada senam irama. Tarian ini mengamb...

Minggu, 26 Agustus 2018

Adang Daradjatun Hadiri Tablig Akbar Kampung Rawa Lele

News image

Hari Kemerdekaan Republik Indonesia diisi dengan berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan secara kolektif oleh masyarakat. Jika sebelumnya Bpk. DRS...

Kamis, 23 Agustus 2018

next
prev